Pelajaran sejarah Indonesia pada masa penjajahan Belanda seringkali mencakup pertanyaan-pertanyaan yang sangat terperinci.

Jika Anda tengah mempelajari topik ini, penting untuk memahami contoh-contoh soal beserta pembahasannya. Berikut ini adalah salah satu contohnya:

Soal

Dalam bagian awal artikel ini, kami akan mengeksplorasi pertanyaan yang terkait dengan tema sejarah penjajahan Belanda di Indonesia.

Apakah Anda penasaran dengan jenis-jenis soal yang berkaitan dengan materi sejarah ini? Untuk menemukan jawabannya, mari kita ikuti uraian berikut:

  1. Daerah Aceh banyak menghasilkan beras, lada, serta aneka hasil hutan yang dibutuhkan oleh pedagang.
  2. Rute perdagangan Islam beralih dari Selat Malaka maka ke Selat Sunda.
  3. Banyaknya pedagang Islam yang memindahkan kegiatannya ke bandar-bandar yang ada di daerah Aceh.
  4. Aceh terbebas dari penguasaan Portugis.

Jawaban

Jawaban dari soal tersebut adalah C

Mungkin beberapa dari Anda bertanya mengapa jawaban lain tidak termasuk dalam pilihan di atas.

Jika Anda penasaran tentang hal ini, kami akan menjelaskan satu per satu mengenai pilihan-pilihan tersebut. Untuk memahami jawabannya secara lebih detail, mari kita perhatikan dengan seksama:

1. Opsi A

Sudah jelas bahwa Aceh menghasilkan berbagai komoditas ekspor seperti kopra, lada, pinang, dan lainnya. Ini menjadikan Aceh sebagai wilayah yang penting dan strategis bagi Belanda yang berminat untuk menjajahnya.

Komoditas-komoditas ini memiliki potensi besar sebagai sumber pendapatan bagi pedagang. Oleh karena itu, Belanda melihat Aceh sebagai wilayah yang sangat menjanjikan dan tidak boleh dilewatkan untuk mencapai keuntungan ekonomi.

2. Opsi B

Pada masa lalu, Selat Malaka digunakan sebagai rute perdagangan oleh pedagang Islam. Namun, ada suatu waktu ketika rute perdagangan ini pindah ke Selat Sunda. Hal ini menjadikan Aceh semakin penting bagi Belanda.

Alasan utamanya adalah bahwa tidak ada lagi pihak lain yang mengendalikan perdagangan rempah-rempah dari wilayah Aceh. Oleh karena itu, Opsi B tidak sesuai karena perubahan dalam rute perdagangan ini menjadi salah satu faktor yang membuat Aceh menjadi wilayah yang strategis.

3. Opsi C

Jawaban yang tepat untuk pertanyaan tersebut adalah Opsi C. Perpindahan pedagang ke bandar-bandar di wilayah Aceh bukanlah faktor yang membuat Aceh menjadi penting. Malah, pada saat itu, pedagang Islam beralih ke wilayah Selat Sunda.

4. Opsi E

Ketika Belanda menduduki Indonesia, Aceh sudah tidak lagi berada di bawah kekuasaan Portugis. Oleh karena itu, Aceh menjadi bebas dari pengaruh Portugis. Ini juga merupakan salah satu faktor yang membuat Aceh menjadi wilayah yang penting bagi Belanda.

Itulah rincian mengenai soal, jawaban, dan penjelasannya secara komprehensif. Kami sangat menyarankan Anda untuk memahami dengan seksama agar proses pemahaman materi sejarah menjadi lebih mendalam.